Kec. Dungkek Kab. Sumenep

Beginilah Kegiatan Ibu-Ibu untuk Membantu Perekonomian Sang Suami.

Kekayaan sumber daya alam cukup melimpah disini, ya di sini di desa Bicabbi Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep. Desa yang paling ujung timur pulau madura. Masyarakat desa Bicabbi bermata pencarian pengolah air niran yang dimana akan digunakan untuk pembuatan gula siwalan. Selain pembuat gula siwalan masyarakat desa Bicabbi juga pembuat sapu lidi, serabut kelapa yang kemudian dibuat sapu, berkebun dan nelayan. Nelayan di desa bicabbi tersebar di dusun paling timur yaitu dusun Pasisir. Nelayan di desa Bicabbi menghasilkan ikan yang selalu segar. Ikan yang dihasilkan oleh masyarakat desa bicabbi merupakan sumber penghasilan mereka. Kita tahu bersama bahwa ikan merupakan yang mudah rusak dan busuk, jika tidak di olah dengan baik dan benar. Tubuh ikan mempunyai kadar air yang tinggi dan ph tubuh yang mendekati netral sehingga media yang baik untuk tumbuhnya bakteri atau organisme lainya.
Ibu PKK dan ibu-ibu di desa Bicabbi berinisiatif untuk membuat olahan Nugget dari bahan ikan segar hasil para suami mereka. Bersama dengan Kuliah Kerja Nyata dari Universitas Trunojoyo Madura mereka mengadakan penyuluhan pembuatan nugget dari ikan segar.
Penyululuhan ini sangat di nanti-nanti bagi ibu-ibu nelayan dimana mereka biasa hanya menjual ikan mereka langsung ke pasar atau ke pengepul. Penyuluhan pembuatan pengolahan nugget ini di sampaikan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Dimana dalam penyuluhan disampaikan cara pembuatan nugget ikan. Setelah di sampaikan cara pembuatan pengolahan nugget ikan laut barulah di demokan cara pembuatan nuggetnya.
Pada saat pembuatan berlangsung masyarakat dan ibu PKK sangat antusian mengikuti penyuluhan. Sampai-sampai ibu-ibu langsung maju kedepan untuk melihat langsung dan membantu mahasiswa di depan. Penyuluhan ini juga di hadiri oleh pendamping desa bicabbi yang mana dia sangat mengaprisiasi acara seperti ini karena banyak anak-anak dari mereka yang menyukai olahan nugget dan sosis yang beredaran di pasaran. Dimana mereka tidak tahu bahan apa yang dimasukan dalam olahan tersebut. Jika sudah tahu seperti ini ibu-ibu bisa memantau makanan yang dimasukan mulut anak mereka karena di buat sendiri oleh ibunya. Dan juga ulahan nugget yang disampaikan mahasiswa Universitas Trunojoyo madua ini tidak menggunakan bahan pengawet dan penyedap makanan.

Acara penyuluhan tidak hanya mendemokan pembuatan olahan nugget dari ikan segar tetapi juga mencontohkan dalam pengemasannya. Disini para mahasiswa mendesainkan logo serta kemasan untuk olah nugget ikan laut untuk masyarakat di desa Bicabbi. Yaitu bernama NUBI singkatan dari Nugget Bicabbi. Desain ini di buat semenarik mungkin dan warna yang cukup cerah. Sehingga bisa menarik pembeli.
Harapan dari penyuluhan ini tidak hanya untuk mengolah ikan laut yang dihasilkan oleh para nelayan desa Bicabbi, tetapi juga bisa memperdayakan ibu-ibu di desa Bicabbi dalam mengolah ikan sehingga mereka bisa menghasilkan pemasukan untuk keluarganya.

PEMBUATAN PETUNJUK DI DESA BICABBI KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP


Pembuatan plang atau petunjuk desa ini bertujuan untuk memberikan petunjuk sekaligus informasi terkait dengan desa dan batas –batas antara dusun satu dengan yang lainnya. Jarak antara dusun satu dengan dusun yang lain tidak berdekatan melainkan saling berjauhan. Untuk itu adanya petunjuk desa sangat dibutuhkan agar nantinya para pendatang yang ingin berkunjung atau datang ke Desa Bicabbi dapat mengenal dan mengetahui dengan tepat batas-batas antar dusun di Desa Bicabbi.

Kelompok KKN 71 merasa perlu untuk mengadakan program pembuatan petunjuk desa di Desa Bicabbi Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep karena mengingat pada kesan pertama kedatangan kelompok KKN 71 ke Desa Bicabbi, kelompok kami sama sekali tidak melihat adanya petunjuk desa yang berupa batas-batas antar dusun satu dengan dusun yang lain. Sehingga kelompok kami kesulitan ketika akan mengantarkan undangan kepada kepala dusun, atau ketika akan bersilaturrahmi kepada kepala dusun.
Desa Bicabbi memiliki 5 dusun, yaitu Dusun Buddagan, Dusun Bara’ Lorong, Dusun Somor Dalem, Dusun Gunung dan Dusun Pasisir. Dusun terdekat dari Balai Desa yaitu Dusun Buddagan. Dusun terjauh dari Balai Desa yaitu Dusun Gunung. Dusun Gunung merupakan Dusun terjauh karena letaknya yang masuk ke dalam tetapi tidak benar-benar terletak di daerah gunung karena di Desa Bicabbi tidak terdapat Gunung. Selain memasang pang desa kelompok KKN 71 juga memasang papan ucapan “Selamat Datang Di Desa Bicabbi”

Pemasangan petunjuk desa atau plang desa tersebut dipasang pada hari Senin pagi, tanggal 07 Agustus 2017. Kelima petunjuk desa tersebut diletakkan di pinggir-pinggir jalan agar nantinya dapat memudahkan masyarakat dalam mengetahui informasi terkait dengan batas-batas antara dusun satu dengan yang lain. Ketika melakukan pemasangan plang desa tersebut dibantu dengan perangkat desa, karena kelompok KKN 71 tidak begitu mengetahui mana batas-batas antara dusun satu dengan yang lain. Pemasangan plang desa atau petunjuk desa ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan meskipun kelompok KKN 71 terkendala kayu yang akan dibuat plang desa. Kelompok KKN 71 diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Bicabbi dan Masyarakat sekitar. 
 

Sosialisasi Anti Narkoba dan Bahaya Balap Liar


Menanggapi tentang maraknya balapan liar di desa Bicabbi kecamatan Dungkek kabupaten Sumenep akhir-akhir ini yang menjadi miris kita sebagai mahasiswa kkn 71 universitas trunojoyo madura mendengarnya, anak-anak muda yang seharusnya melakukan hal-hal yang positif untuk mengisi waktu luang mereka, apalagi balapan mereka dilakukan pada tengah malam yang seharusnya mereka menyiapkan diri belajar untuk esok harinya. Yang terjadi keesokan harinya mereka menjadi sering menjadi malas untuk berangkat kesekolah kerena mengantuk.
Pada gilirannya orang tua harus berurusan dengan sekolah, karena anak-anak yang sering bolos sekolah.Hal ini akan berdampak tidak baik untuk hubungan antara orang tua dan anak, jika hal tersebut terus berlanjut maka anak-anak akan mencari pelarian yang lainnya, misalnya narkoba dan yang lainnya yang akan membuat anak semakin jauh menyimpang dari kehidupan yang lebih baik bagi masa depannya. Oleh karenanya kami mahasiswa kkn 71 universitas trunojoyo madura melakukan sosialisasi anti narkoba dan bahaya balapan liar.

Sosialisasi ini diikuti oleh 10 siswa siswi SMP Nurul Huda beserta 2 guru pendamping, 10 siswa siswi SMA Moh Cengho beserta 2 guru pendamping, 10 siswa siswi mts nurul Islam beserta 2 guru pendamping, 10 siswa siswi SMK Nurul Islam beserta 2 guru pendamping, 10 pemuda ansor dan juga diikuti bapak kepala desa beserta jajarannya. Dengan mendatangkan narasumber dari pihak kepolisian dan dari BNN ansor kabupaten sumenep. Berbagai macam dampak negatif dan segala hal hal yang bisa mengakibatkan kehancuran masa depan bagi mereka yang melakukan balap liar dan menggunakan narkoba di paparkan dengan rinci oleh para narasumber

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: Support@templateism.com

Our Team Memebers